Welcome on Raditart and please like & follow my Web on Twitter & Facebook Thanks for your trust. . . [Technology Education] Creator : Pradiptya Setyahadi ^^0
my dream, destiny, vision, future [Technology Education] Creator : Pradiptya Setyahadi ^^0

RADITART

http://Raditart.com

RADITART

Web yang membahas tentang perkembangan Teknologi untuk memajukan kehidupan bangsa...

RADITART

Web yang membahas tentang perkembangan Teknologi untuk memajukan kehidupan bangsa...

RADITART

Web yang membahas tentang perkembangan Teknologi untuk memajukan kehidupan bangsa...

RADITART

Web yang membahas tentang perkembangan Teknologi untuk memajukan kehidupan bangsa...


Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Juni 2012

Orang Indonesia beli Smartphone Cuma untuk SMS dan Media Sosial


Fungsi smartphone seharusnya bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan internet. Namun di Indonesia, smartphone masih digunakan untuk pesan singkat (SMS) dan mengakses situs jejaring sosial.

Regional Head of ConsumerLab Ericsson Southeast Asia and Oceania, Vishnu Singh menjelaskan kecenderungan pemakaian smartphone di Indonesia dan di negara lain berbeda.

"Penggunaan smartphone di Indonesia masih didominasi untuk SMS dan social media. Sementara pasar lain justru sudah mengarah ke penggunaan aplikasi," kata Singh selepas konferensi pers di ajang International Communication Conference (ICC) di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Lebih jauh Singh menuturkan bahwa penggunaan smartphone di Indonesia hanya digunakan untuk media sosial (66 persen), browsing internet (54 persen), pesan instan/instant messaging (37 persen), menonton video (21 persen) dan download aplikasi (19 persen).

Sementara feature phone lebih banyak digunakan untuk media sosial (14 persen), browsing internet (9 persen), pesan instan/instant messaging (5 persen), menonton video (2 persen), dan download aplikasi (4 persen).

"Penggunaan smartphone yang meningkat juga memicu penggunaan fitur pesan, khususnya pengguna BlackBerry," tambahnya.

Khusus di pesan instan, pengguna smartphone cenderung memakai situs jejaring sosial, terutama Twitter. Namun pesan yang lain, terutama email juga turut mendominasi.

Efeknya penggunaan telepon justru menurun. Begitu juga SMS berbasis teks juga sudah mulai menurun, dan beralih ke pesan instan.

Dengan penggunaan social media yang meningkat, maka kecenderungan untuk permintaan jaringan internet yang cepat juga akan meningkat. Oleh karena itu, operator di tanah air juga mewaspadai tren penggunaan data yang meningkat dengan merilis paket data.

"Pemakaian social media yang meningkat ini juga akan menyebabkan penggunaan jumlah smartphone di tanah air bisa meningkat tiga kali lipat dalam setahun mendatang," tambahnya.

Di sisi lain, para operator juga harus belajar dari negara lain khususnya penggunaan dan memaksimalkan frekuensi 3G dan 4G atau Long Term Evolution (LTE). Hal itu untuk mendukung pertumbuhan pengguna data yang terus meningkat.

Strategic Marketing Manager Ericsson Southeast Asia and Oceania, Warren Chaisatien menjelaskan operator di Indonesia bisa belajar tentang pengalaman sukses refarming spektrum LTE dari Australia.

Australia telah menjadi perintis dalam refarming frekuensi 1800 MHz untuk LTE. Kurang dari setahun setelah peluncuran pertama LTE secara komersial, ekosistem 1800 MHz telah tumbuh dengan cepat.

Penggunaan spektrum 1800 MHz lebih dimungkinkan karena biaya investasi murah, perangkat ponsel yang mendukung spektrum tersebut juga banyak serta pembagian spektrum untuk 3G dengan LTE jadi lebih mudah karena tidak memerlukan spektrum baru.

"Ini membuktikan bahwa penggunaan spektrum yang fleksibel dan netral sangat penting untuk pengembangan dan kesuksesan mobile broadband," tambah Chaisatien.

Saat ini, Ericsson memegang 25 persen dari semua paten utama di LTE. Serta memasok jaringan LTE komersial yang melayani 215 juta dari 325 juta pengguna dalam layanan komersial.

Sekadar catatan, Ericsson melakukan survei kepada 6.600 responden di Indonesia sejak akhir 2011 hingga awal 2012.

sumber: kompas



Share

Kamis, 26 April 2012

iPad Bikin Pemerintah China Bimbang


Kasus perselisihan merek dagang iPad antara Apple dengan perusahaan asal China, Proview Technology, belum juga menemui titik terang. Kedua pihak saling menuding, pemerintah China pun dibuat bimbang.

Menurut Wakil Direktur Lembaga Administrasi Hak Cipta Nasional China, Yan Xiaohong, pemerintah mengakui Proview sebagai pemilik sah merek iPad di China, seperti dikutip dari situs teknologi VR-Zone.

Pengakuan ini mengancam Apple kehilangan merek dagang iPad, namun pengadilan terkesan membuat kasus ini berlarut-larut.

Di satu sisi, China sudah bertekad menjaga merek dagang dan kekayaan intelektual milik rakyat mereka.

Namun di sisi lain, ratusan ribu warga China telah bekerja cukup lama untuk Apple, dengan bekerja di perusahaan pemanufaktur Foxconn yang memproduksi iPhone dan iPad.

Pada pertengahan April 2012, pengadilan tinggi China merekomendasikan kedua perusahaan bertemu mencari solusi kasus iPad. Apple dan Proview sepakat untuk bertemu.

Menurut ahli hukum teknologi informasi China, Zhao Zhanling, pertemuan akan menghasilkan solusi. Namun, jika negosiasi gagal, pengadilan tinggi terpaksa membuat putusan. Salah satu pihak pasti ada yang merasa dirugikan dan kasus ini makin berkepanjangan.

Seperti diberitakan, Proview mengklaim perusahaannya adalah pemilik sah merek dagang iPad di China.

Pada 1998, Proview mulai mengembangkan komputer jenis All-in-One PC bernama iPAD, kepanjangan dari Internet Personal Access Device. iPAD dari Proview mulai dipasarkan tahun 2000.

Apple memperkenalkan komputer tablet bernama iPad pada 2010. Sebelum memperkenalkan iPad, Apple mengaku telah membeli merek dagang iPad dari Proview pada 2009.

Namun, pembelian itu tidak dilakukan oleh Apple, melainkan oleh sebuah perusahaan yang bertindak atas nama Apple. Balik nama kepemilikan merek iPad dari Proview kepada Apple juga belum pernah didaftarkan di China.

Sumber : VR-Zone



Share

Senin, 23 April 2012

Xperia S Awali Debut Sony Mobile di Indonesia


Sony yang kini berubah nama menjadi Sony Mobile Communications akan fokus di bisnis smartphone. 

Beberapa negara telah dijadikan target utama oleh Sony, salah satunya adalah Indonesia. Sony segera membanjiri pasar Indonesia dengan smartphone buatannya, mulai dari ponsel kelas low-end hingga high-end.

Sebagai tahap awal, Sony Mobile Communications akan mengeluarkan jajaran ponsel NXT yang terdiri dari Sony Xperia S, Sony Xperia P, dan Sony Xperia U. 

Khusus untuk Xperia S akan diluncurkan ke pasar Indonesia pada akhir Maret ini. Ponsel perdana Sony ini akan dijual dengan harga Rp 5,5 juta.

Namun, untuk Sony Xperia P dan Sony Xperia U baru akan diluncurkan pada kuartal II-2012.

Agar membuat perbedaan dengan vendor lain, Sony akan mengintegrasikan dengan jajaran produk Sony yang lain, seperti televisi Bravia, tablet Sony dan notebook Sony. Integrasi tersebut dimaksudkan agar memberikan pengalaman khusus bagi semua pemakai produk Sony.

"Sony akan memposisikan diri sebagai produk yang mampu membawa pengalaman hiburan terkoneksi ke semua perangkat Sony. Hal itu merupakan salah satu sudut penting untuk menikmati hiburan dalam dunia yang saling terhubung," kata Ola Lilja Molen, Head of South East Asia Market Sony Mobile Communications, selepas Media Gathering di Kantor Sony di Pondok Indah Jakarta, Selasa (13/3/2012).

Untuk memperkuat pangsa pasar, Sony akan menawarkan ponsel-ponsel yang sesuai dengan pasar Indonesia, khususnya dari semua segmen dan platform. Namun saat ini, Sony hanya akan fokus ke ponsel Android.

"Tapi kami tidak menutup kemungkinan untuk masuk ke platform lain, tapi masih menunggu peluang untuk masuk ke platform berbeda selain Android," jelasnya.

sumber : Kompas



Share

Samsung Galaxy SIII



Samsung dilaporkan akan memperkenalkan smartphone Galaxy S III pada 3 Mei 2012 di London, Inggris. Generasi penerus Samsung Galaxy S II ini dikabarkan akan memakai prosesor quad core.

The Verge, yang mendapat informasi dari sumber Samsung, Samsung Galaxy S III sudah pasti akan rilis pada 3 Mei 2012 di London. Waktu tersebut dipilih agar Samsung Galaxy S II bisa terjual lebih banyak.

Peluncuran gadget terbaru dari vendor Korea Selatan ini akan dilakukan bersamaan dengan kegiatan Samsung "Next Galaxy" yang akan berlangsung di London, awal bulan depan.

Itu soal waktu peluncuran. Sekarang tentang spesifikasi ponselnya sendiri. Sumber tersebut menyebut bahwa Samsung Galaxy S III akan memakai prosesor quad core.

Namun sumber ini tidak menyebut secara pasti jenis prosesor yang akan digunakan. Kabarnya, Samsung bakal mengusung prosesor Cortex-A9 32 nm berbasis Exynos.

Rumor sebelumnya, smartphone tersebut akan dibekali prosesor quad-core 1,8 GHz.

Ini dilakukan Samsung untuk menandingi vendor asal Taiwan, HTC, yang berencana memperkenalkan beberapa smartphone Android yang juga menggunakan prosesor quad-core, yakni Edge dan Zeta.

Tapi jangan harap Samsung akan menggunakan prosesor Tegra 3, yang sedang dipakai oleh HTC One X.

Sumber tersebut juga menyebut bahwa prosesor quad core ini akan menjadi prosesor versi global. Artinya chip ini akan bebas dipakai di seluruh negara, baik yang sudah memiliki koneksi 4G LTE atau belum.

Di sisi lain, Samsung Galaxy S III dirumorkan bakal memiliki bodi lebih tipis, bahkan dibanding iPhone 4S, dan bakal memiliki layar super besar yaitu 4,8 inci.

Seperti yang dikutip dari unwiredview.com, Galaxy S III dirumorkan akan memiliki layar Super AMOLED Plus dengan kualitas HD (1280 x 720), mendukung LTE. Selain itu, Galaxy S III akan dibekali kamera 12 MP dan RAM sebesar 2 GB.

Sumber : The Verge



Share

Minggu, 08 April 2012

Kacamata Pintar Android Pertama di Dunia


Era kacamata pintar nampaknya sedang dalam proses ancang-ancang. Epson berhasil membuat kacamata pintar berbasis Android bernama Moverio BT-100. Epson mengklaim produk terbarunya ini sebagai kacamata pintar pertama di dunia.

Dengan desain seperti kacamata yang dipakai salah seorang tokoh Star Trek, kaca Moverio memproyeksikan layar mikro beresolusi 960 x 650 piksel dengan jarak 1 inci dari mata penggunanya. Dengan jarak sedekat itu, mata Anda seperti menikmati layar seluas 80 inci.

Moverio telah menggunakan lensa terbaik anti UV. Selain itu, kacamata ini juga dibekali earbuds untuk menikmati kualitas audio Dolby Digital Surround Sound.

Untuk navigasinya, Moverio menyediakan kontroler Wi-Fi yang dilengkapi trackball untuk memudahkan pengguna mengakses internet, streaming, download, menonton video, dan konten multimedia lainnya seperti 2D dan 3D.

Karena Moverio telah mendukung Adobe Flash, maka ia dapat memutar konten berformat MPEG-4 (AVC/H.264), MP3, AAC, dan video di situs video sharing YouTube.

Moverio menyediakan media penyimpanan data internal 1GB yang dapat diperluas dengan MicroSD hingga 32GB dan berjalan dengan sistem operasi Android 2.2 Froyo. Baterainya bertahan hingga 6 jam.

Moverio dibanderol dengan harga 699 dollar AS atau sekitar Rp 6.2 juta.

Selain Epson, Google juga dikabarkan sedang mengembangkan kacamata pintar berbasis Android. Berdasarkan rumor yang beredar, sistem navigasi Google Goggles dilakukan dengan memiringkan kepala untuk melakukan klik ataupun menggulirkan layar. 



Sumber :
Android Authority



Share

Jumat, 06 April 2012

Instagram diunduh 1 juta kali dalam "24 jam"

Setelah resmi hadir di Android, aplikasi editing dan sharing foto Instagram yang selama ini digunakan pengguna perangkat iOS langsung menjadi aplikasi primadona pengguna Android.

Kurang dari 24 jam setelah dirilis pada Selasa (3/4/2012), Instagram diunduh lebih dari 1 juta kali di toko aplikasi online Google Play.

Sebelum dirilis, Instagram telah membuka registrasi e-mail bagi pengguna Android yang ingin menjadi pengguna awal Instagram pada akhir Maret 2012. Aplikasi yang didirikan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger menarik perhatian 430.000 pengguna Android yang mendaftar.

Dan, ketika Instagram resmi tersedia di Google Play, ada 2.000 pengguna per menitnya yang melakukan sign-up akun Instagram. Hal ini membuat karyawan Instagram mengawasi baik-baik server mereka. Ada kekhawatiran server tidak mampu menampung ledakan pengguna.

Pengguna Android akan bergabung dengan 30 juta pengguna Instagram dari pengguna iOS (iPhone, iPad, iPod Touch) yang telah menghasilkan 5 juta foto per harinya.



Sumber :
TheNextWeb



Share

Draw Something, Diunduh 50 Juta Kali

Game Draw Something yang dibuat OMGPOP kini dimiliki oleh Zynga
Keputusan Zynga untuk membeli game Draw Something dengan harga sangat mahal ternyata tak salah.

Game tebak gambar yang fenomenal karena mencatat pertumbuhan download yang sangat cepat ini berhasil menduduki jajaran tertinggi di toko aplikasi Apple. Hari ini (5/4/2012), Draw Something menduduki peringkat pertama untuk kategori game berbayar di App Store, melewati Angry Birds Space.

Draw Something yang dirilis kurang dari dua bulan yang lalu itu hari ini telah mencatat angka 50 juta download. Sebelumnya, pada dua minggu pertama, angka download-nya telah menembus angka 10 juta kali.

Angka ini menunjukkan bahwa Draw Something terus mengalami penambahan jumlah pengguna, baik yang berbayar maupun gratis di App Store dan Google Play Store.

Zynga mengakuisisi OMGPOP seharga 200 juta dollar AS (sekitar Rp 1,8 triliun) untuk memiliki Draw Something pada akhir Maret 2012.

Permainan Draw Something sesungguhnya cukup sederhana. Pengguna menggambar sesuatu di ponsel atau tablet mereka, lalu menantang orang lain untuk menebak gambar tersebut berdasarkan petunjuk-petunjuk dari gambar yang diberikan.



Sumber :
CNET



Share

Rabu, 28 Maret 2012

Gadget membuat pengguna senang Membaca

Sebuah survei mengungkapkan, mereka yang menggunakan gadget seperti smartphone, tablet atau e-reader akan makin gemar mengikuti dan membaca berita.

Hal itu merupakan hasil survei tahunan yang dikeluarkan Pew Research Center. Survei ini menunjukkan, pengguna perangkat bergerak cenderung lebih sering melahap berita dibandingkan pengguna internet di PC.

Menariknya, pengguna perangkat bergerak di AS tidak menggunakan sosial media sebagai sumber rujukan berita. Hanya 9 persen responden yang mengaku mengikuti rekomendasi berita dari Facebook atau Twitter.

Lebih dari 33 persen responden lebih senang langsung mengunjungi situs-situs berita.  Sebanyak 32 persen lainnya mencari berita di mesin pencari dengan kata kunci tertentu.

Hampir 30 persen sisanya, memakai aplikasi atau situs pengorganisasi berita. Mungkin semacam Google Reader atau sejenisnya.

Kabar buruk bagi mereka yang masih mengandalkan media berbasis kertas. Pembaca koran disebut turun 4 persen di 2011, sedangkan majalah cenderung stagnan.

Dari sisi pendapatan, pendapatan iklan online naik 23 persen sedangkan majalah dan koran mengalami penurunan, masing-masing 6 persen dan 7 persen.

Berdasarkan data itu, Pew Research Center memprediksi akan banyak media cetak mengarahkan pembacanya untuk membeli versi digital dari penerbitan mereka.

"Banyak perusahaan surat kabar telah kehilangan sejumlah besar pendapatan iklan mereka. Beberapa mungkin tidak bertahan hidup jika tidak disuntik dengan pendapatan digital," ungkap peneliti Pew Research dalam laporan tertulis mereka.

Survei ini merupakan survei tahunan yang digelar di AS dengan judul State of The News Media. Meski hanya meneliti responden di AS, hasil survei ini patut jadi rujukan di manapun.



Sumber :
CNN



Share

Samsung Galaxy S III rilis mei

Smartphone terbaru dari Samsung, Galaxy S III, tidak pernah berhenti dibicarakan di kalangan pecinta gadget. Kali ini, beredar foto wujud dari Galaxy S III beserta tanggal peluncurannya.

Galaxy S III dikabarkan akan rilis pada 22 Mei mendatang di London, Inggris. Spekulasi tanggal dan tempat peluncuran datang dari bocoran foto pers yang disebut sedang disiapkan untuk hari pelucuran Galaxy S III.
samsung-galaxy-s3
Di bagian kanan bawah foto tersebut, terdapat logo Weber Shandwick Wolrdwide, sebuah perusahaan Public Relation yang bekerjasama dengan Samsung di beberapa negara.

Dari sisi desain, Galaxy S III tampak lebih tipis dari kakaknya Galaxy S II. Tombol fisik home yang berada di bawah layar juga nampak di foto tersebut.

Di samping kanan, selain tombol power ada pula tombol kamera. Jika tombol ini benar adanya, besar kemungkinan Samsung mengistimewakan fitur kamera pada Galaxy S III.

Foto tersebut tidak menampilkan spesifikasi yang dibekali pada Galaxy S III.





Sumber :
Android Authority



Share

Pengguna Keluhkan "Panas Berlebih" di iPad Baru

Beberapa pengguna iPad baru mengeluhkan tablet barunya itu cenderung menjadi panas di luar toleransi saat digunakan, terutama saat mengakses Internet. Beberapa pengamat mensinyalir ini diakibatkan kapasitas baterai iPad baru yang lebih besar

Seperti dilansir The Next Web, memang tidak semua pengguna yang memiliki iPad baru akan mengalami masalah tersebut. Tapi masalah itu tentu saja akan membuat para pengguna dan calon pengguna iPad baru was-was.

Berdasarkan sumber dari forum di MacRumors, panas berlebih (overheat) tersebut berasal dari posisi sebelah kiri bawah iPad. Bila iPad baru cukup lama dipakai, maka tablet akan sedikit panas dan tidak nyaman dipegang. Beberapa pengguna memaklumi, tapi ada juga yang protes.

Bahkan ada juga iPad baru yang langsung mati (shutdown) mendadak, menampilkan pesan notifikasi yang berbunyi bahwa iPad perlu didinginkan sementara. Pada beberapa kasus, setidaknya bisa mengalami empat kali mati mendadak dalam sehari.

Ternyata, masalah panas pada tablet ini tidak hanya dialami di iPad baru, ini dulu juga terjadi pada iPad dan iPad 2.

Setelah diteliti, ternyata iPad baru memang memiliki kapasitas baterai yang lebih besar dan CPU yang lebih kencang.

Untuk iPad baru memiliki kapasitas baterai 11.666 mAh, dibandingkan iPad 2 yang hanya 6.944 mAh. Peningkatan kapasitas baterai sekitar 70 persen inilah yang memungkinkan Apple untuk tetap bisa menghadirkan daya tahan baterai hingga 10 jam pemakaian.

Sementara, prosesor yang digunakan adalah Apple A5X dual-core (dengan quad core GPU), lebih kencang dibanding prosesor di iPad 2 yang memakai Apple A5 dual-core with PowerVR SGX 543MP2 GPU.

Otomatis, dengan CPU yang lebih kencang, maka akan menghasilkan panas lebih besar.

Atas permasalahan tersebut, Apple belum memberikan komentarnya lebih lanjut.

Sumber : kompas



Share

Senin, 26 Maret 2012

Aplikasi Instagram tersedia di Android

Aplikasi sharing dan editing foto Instagram, tak lama lagi akan tersedia untuk perangkat berbasis Android.

Instagram mengajak pengguna Android untuk jadi yang pertama mencoba aplikasi ini dalam versi Beta. Penggemar Instagram cukup memasukkan email-nya di halaman tersebut.

Setelah itu, pihak Instagram menjanjikan mereka akan segera menghubungi Anda bila Instagram untuk Android telah siap diluncurkan. Belum ada informasi kapan Instagram for Android ini akan tersedia untuk publik.

Bagi yang berminat, silahkan klik link ini. Halaman registrasi untuk menjadi pengguna pertama Instagram untuk Android  tersebut telah dibuka sejak Minggu (26/3/2012).

Menurut kabar yang beredar, Instagram untuk Android akan lebih baik ketimbang Instagram untuk iOS. Hal ini diungkapkan salah seorang pendiri Instagram, Kevin Systrom, saat acara South by Southwest pertengahan Februari 2012.

Ia mengatakan, Instagram untuk Android "akan lebih baik dari yang ada di iOS."

Instagram memang menuai sukses di platform iOS dan membawa angin baru di dunia fotografi ponsel. Aplikasi ini telah digunakan oleh 27 juta pengguna dan unggahan fotonya telah mencapai 150 juta foto.

Sumber : PC Magazine



Share

Apple Wajib di gugat 1,2 Juta Dollar

Apple digugat pelanggan sebesar 1,2 juta dollar AS terkait garansi AppleCare di Italia. Pengadilan setempat telah mengabulkan gugatan tersebut.

Seperti dilansir The Next Web, AppleCare adalah layanan garansi dari Apple secara gratis. Cakupan garansi tersebut adalah asuransi dari Apple sepanjang satu tahun gratis dan 90 hari layanan gratis via telepon.

Untuk memperpanjang garansi selama 2 tahun, Apple menyediakan AppleCare Protection Plan.

Garansi ini tidak hanya memberikan pelanggan sebuah jaminan bahwa produk Apple milik pelanggan akan diperbaiki jika rusak, tetapi juga menyediakan jalur khusus bantuan bagi pelanggan, terutama berkaitan dengan hardware.

Masalahnya, sesuai dengan peraturan Uni Eropa, Apple telah menyatakan bahwa layanan AppleCare itu gratis sepanjang dua tahun.

Namun, Apple tetap menjual AppleCare Protection Plan dan membiarkan pelanggan membeli layanan tersebut. Atas tindakan tersebut, seorang pelanggan menggugat Apple sebesar 1,2 juta dollar AS (sekitar Rp 11 miliar) dengan gugatan praktek perdagangan yang tidak adil.

Apple pun tidak terima atas gugatan pelanggannya tersebut. Lantas Apple mengajukan banding atas gugatan tersebut ke pengadilan Italia.

Namun, permohonan banding Apple ditolak oleh pengadilan Italia dan mengharuskan Apple membayar gugatan pelanggan tersebut. Sekaligus meminta ketegasan Apple, apakah layanan AppleCare pada pelanggan itu gratis atau harus membayar sesuai paketnya.

Sumber : Kompas



Share

Android Tumbuh Cepat di Indonesia

Meskipun BlackBerry masih menjadi smartphone favorit bagi sebagian masyarakat Indonesia, tetapi smartphone berbasis Android kini mulai membayang-bayanginya.

Lembaga riset International Data Corporation (IDC) menyatakan, smartphone dengan sistem operasi dari Google itu mengalami pertumbuhan paling pesat pada kuartal terakhir 2011. Pengiriman smartphone Android ke Indonesia tumbuh 22 persen secara berurutan.

Alasan peningkatan ini dipicu oleh semakin banyaknya vendor yang mengadopsi Android, baik vendor lokal maupun global. Selain itu, munculnya smartphone Android dengan kisaran harga Rp 1,2 juta, menarik perhatian masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk membelinya.

Menurut Darwin Lie, Associate Market Analyst for Client Devices Research IDC Indonesia, kemungkinan besar Android akan mendominasi pasar smartphone di kuartal berikutnya.

Terlebih, Samsung sebagai vendor Android terbesar sangat agresif mempromosikan smartphone Android-nya. Di kuartal IV-2011, total pengiriman smartphone dari Samsung naik 116 persen secara berurutan.

Secara keseluruhan, pengiriman telepon seluler ke Indonesia pada kuartal IV-2011, naik 43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah itu didominasi oleh feature phone.

Ponsel low-end yang dibekali fitur TV dan kartu SIM ganda, menurut IDC, membantu mempertahankan tingginya volume pengiriman ponsel di Indonesia sepanjang 2011. Kendati demikian, pengirimannya feature phone turun 4 persen.

Sementara untuk smartphone, pengiriman pada kuartal IV-2011 tumbuh 28 persen secara berurutan atau tumbuh 61 persen dari tahun sebelumnya.

Sumber : Kompas



Share

Jumat, 16 Maret 2012

FBI Minta Password Ponsel Android

Federal Bureau Investigation (FBI) meminta bantuan Google untuk membuka password ponsel Android. Pasalnya, Lembaga intelijen Amerika ini ingin membongkar bisnis prostitusi yang melibatkan ponsel Android tersebut.

Ponsel Android ini milik Dante Dears, seorang germo yang sering keluar masuk penjara dan baru dibebaskan secara bersyarat pada Mei 2011 lalu.

Dante dituduh sebagai pendiri kelompok prostitusi "Pimpin Hoes Daily" dan dianggap sebagai geng kriminal berbahaya di California.

Agar kasus perdagangan perempuan untuk prostitusi tersebut tidak terulang, FBI menyita ponsel Android milik Dante. Harapannya semua hal yang berkaitan tentang bisnis prostitusi bisa diketahui dari isi ponsel tersebut.

Masalahnya, ponsel Android ini memiliki kunci pola (pattern lock) yang tidak bisa dibuka oleh FBI. Dante sendiri membantah bahwa ponsel Android tersebut adalah miliknya sehingga ia tidak bisa membukanya.

Setelah gagal mendapatkan akses ponsel Android tersebut, FBI mengajukan surat kuasa kepada Google untuk membuka paksa ponsel Android ini.

FBI menginginkan dapat membongkar rincian website yang diakses, durasi waktu mengakses internet, kontak telepon, SMS, foto, video, dan apapun yang ada di ponsel.

Peneliti Keamanan Christopher Soghoian menjelaskan surat kuasa tersebut akan menekan Google lebih jauh dalam membuka ponsel Android itu. Bahkan, bisa saja FBI menginginkan daftar panggilan telepon terbaru, email dan pesan teks (SMS) yang ditujukan untuk Dante.

Agar bisa melakukan penyidikan lebih lanjut, FBI mungkin perlu mendapatkan perintah penyadapan.

Sumber :
Venturebeat



Share

"Retina Display" di iPad 3 terbaru

Penjualan perdana iPad generasi ketiga di Australia, Jumat (16/3/2012), disambut dengan kerumunan pengantre yang datang sejak sehari sebelumnya.

Penjualan perdana iPad terbaru ini digelar di Telstra Store, di Sidney, pada tengah malam. Telstra merupakan operator seluler Australia, yang menjual iPad baru secara resmi selain Apple Store. David Tarasenko, menjadi salah satu pembeli yang berada di baris depan antrean untuk mendapatkan iPad generasi tiga.

Lelaki berusia 34 tahun yang berprofesi sebagai manajer konstruksi ini mengaku, tidak sabar untuk memiliki tablet anyar tersebut.

"Ketika Tim Cook mengumumkan iPad terbaru, saya mendengar itu seperti sebuah magis,"katanya.

Salah satu hal menarik dari iPad terbaru adalah penyertaan layar Retina Display beresolusi tinggi 2048x1536 piksel, dengan kepadatan 264 piksel per inci.

Walt Mossberg dan David Pogue, merupakan pembeli yang sangat penasaran dengan tampilan layar iPad generasi tiga.

"Tampilan layar baru sama seperti Anda mendapatkan resep kacamata baru," ujar Mossberg. Sedangkan Pogue mengatakan, resolusi sebesar itu akan membuat teks terlihat sangat tajam.

Baik Mossberg dan Pogue mencatat, pada iPad baru tidak terjadi banyak perbaikan total. Tapi, perubahan teknis yang terjadi sekarang tetap menjaga iPad sebagai pemimpin pasar tablet.

Cerita unik lainnya datang Ryan Han, seorang mahasiswa University of New South Wales. "Saya mengantre iPad terbaru, sama seperti saya mengantre iPad pertama dan iPad 2," kata Han.

Jika kelak iPad generasi empat sudah datang, Han mengaku akan melakukan hal yang sama untuk mengantre berjam-jam pada penjualan perdana.

Sumber :
Reuters



Share

Rabu, 14 Maret 2012

Developer Pilih Android dibanding Blackberry

Developer Pilih Android dibanding Blackberry
BlackBerry di Indonesia hanya menarik bagi RIM. Bagi penjual aplikasi, sudah tidak menarik lagi karena pasarnya digeser Android.
-- I Made Wiryana, Dewan Pembina Asosiasi Open Source Indonesia

"Kalau dulu, pemakai BlackBerry meng-install banyak aplikasi. Sekarang, orang pakai BlackBerry hanya untuk BBM," kata Made selepas jumpa pers Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (13/3/2012).

Made mengatakan pengembang aplikasi mobile, seperti ponsel cerdas (smartphone) dan tablet di Indonesia lebih memilih platform Android dibanding BlackBerry.

"Artinya, penetrasi pasar BlackBerry di Indonesia hanya menarik bagi RIM. Bagi penjual aplikasi, sudah tidak menarik lagi karena pasarnya digeser Android," kata Made.

Pengembang aplikasi mobile, menurut Made, harus membayar "sign" dari RIM dan repot mengurus kunci aplikasi jika akan mengembangkan aplikasi di platform BlackBerry.

"Sedangkan di Android, tidak perlu mengurus kunci platform atau bayar apapun. Tinggal buat aplikasi lalu dipasarkan," kata Made.

Pengajar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi di Universitas Gunadarma itu mengatakan mahasiswa-mahasiswanya lebih memilih belajar dan mengembangkan aplikasi di platform Android, dibanding BlackBerry ataupun Apple.

Sumber :
ANT

TERKAIT





Share

Jumat, 09 Maret 2012

iPad Generasi Ketiga Resmi Diumumkan

Apple telah resmi mengumumkan iPad generasi ketiga sebagai penerus iPad 2. Perangkat ini akhirnya dinamai tanpa embel-embel tambahan.

Ini seperti yang dilakukan Apple pada jajaran MacBook maupun MacBook Air, pengguna toh tak pernah terlihat bingung antara memilih MacBook Air generasi pertama, kedua dan seterusnya.

Tapi, untuk memudahkan, sebut saja iPad generasi ketiga ini sebagai "iPad Baru". Nah, apa saja fitur dari iPad terbaru ini?
  1. Retina Display: Resolusi 2048 x 1536 pixel dengan kepadatan 264 pixel per inci. Artinya, tampilannya mendekati tampilan cetak / majalah jika dilihat dari jarak 15 inci.
  2. Prosesor A5X: Prosesor yang digunakan adalah Apple A5X, yang memiliki prosesor dual core dan prosesor grafis empat inti (quad core). Kekuatannya diklaim 2 kali lipat Tegra 3.
  3. Kamera 5MP: Kameranya kurang lebih serupa dengan yang digunakan di iPhone 4S, hanya kemampuannya 5MP dan bukan 8MP.
  4. iSight: Kamera belakang itu diberi nama iSight, ia memiliki kemampuan merekam video 1080p 30 fps.
  5. Bukan Siri: iPad baru memiliki kemampuan untuk mendiktekan email dan lain-lain. Teknologinya mungkin serupa dengan yang dipakai di Siri.
  6. LTE: iPad terbaru sudah mendukung kemampuan jaringan 4G LTE. Untuk pengguna di Indonesia, kabar ini diabaikan dulu saja sampai jaringannya tersedia di sini.
  7. Ketersediaan: Perangkat ini akan tersedia pekan depan, mulai 16 Maret 2012 di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Swiss, Jepang, Hong Kong, Australia dan Singapura.
  8. Harga: Kisaran harganya adalah 499 dollar AS (16GB), 599 dollar AS (32 GB) dan 699 dollar AS (64GB). Ada harga yang lebih mahal untuk iPad berkemampuan 4G.

Sumber :



Share

Musim Tablet Android Makin Merajalela

Banyaknya produsen gadget dengan variasi dan inovasi teknologi terkini berpengaruh besar terhadap tren penggunaan gadget di Indonesia. Bahkan sebuah survei di Indonesia menempatkan tablet sebagai produk gadget yang akan dibeli saat ini dengan presentase sebesar 38%.
Fakta ini memang tak bisa dipungkiri lagi karena tablet sudah menjadi tren global saat ini dan gaya hidup masa kini. Pada tahun 2011 saja, TIME melansir pertumbuhan unit penjualan tablet secara global sudah mencapai angka 255% dan diprediksi akan terus naik menjadi 750%.
Lalu bagaimana dengan Tablet Android?
Perkembangan tablet Android sendiri memang begitu cepat dan mampu bersaing dengan tablet keluaran non-Android. Seakan-akan memiliki tablet Android menjadi suatu kebutuhan utama bagi pecinta gadget apalagi bagi mereka yang juga pengguna smartphone Android.
Sejak Android diperkenalkan pertama kali pada tahun 2007, Teknologi Android terus berkembang pesat hingga pada puncaknya ketika tablet Android menggunakan versi 2.2 (Froyo) pada tahun 2010. Secara user interface dan processor performance, Android versi Froyo belum menjanjikan untuk sebuah tablet karena Froyo memang lebih banyak digunakan untuk pasar smartphone android.
Maka pada awal 2011, teknologi khusus tablet Android muncul ke permukaan! Android Honeycomb dengan ukuran layar yang lebih besar, user interface yang lebih baik, serta akselerasi hardware grafis memang dirancang khusus untuk Tablet.
Pada level inilah banyak produsen telekomunikasi bermunculan memperkenalkan tablet teranyarnya dengan Android versi Honeycomb. PT. Samsung Electronics Indonesia terus berinovasi dengan menciptakan jajaran seri tablet Samsung Galaxy Tab. Mulai dari Samsung Galaxy Tab, Samsung Galaxy Tab 10.1, Samsung Galaxy Tab 8.9, Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus dan Samsung Galaxy Tab 7.7.
Maka, tidak heran jika seri-seri produk Samsung Galaxy Tab sudah berada dalam genggaman teman-teman, rekan-rekan kerja atau bahkan keluarga Anda untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda. Dari mulai produktivitas pekerjaan, hiburan hingga berkomunikasi. Nah bagaimana dengan Anda?
Bagi Anda para pengguna Samsung Galaxy Tab, kini Anda dapat mendapatkan info terkini mengenai produk atau acara Samsung Galaxy Tab atau berbagi informasi satu sama lain dengan pengguna Samsung Galaxy Tab lainnya di http://www.facebook.com/SamsungMobileIndonesia

Sumber: Kompas Tekno



Share

Banding Harga App Android dan Iphone

Sebuah penelitian membandingkan harga aplikasi berbayar terpopuler di Android Market dan Apple App Store. Siapa yang memiliki harga lebih tinggi?
Hasilnya, harga aplikasi di Android Market dinilai lebih tinggi dibanding harga aplikasi yang dibuat yang ada di Apple App Store.

Penelitian dilakukan Canalys Global yang menghitung biaya kumulatif untuk 100 aplikasi berbayar terpopuler di Android Market dan Apple App Stroe.
Seratus aplikasi teratas di Android Market mencapai total sekitar 374,37 dollar AS. Sehingga rata-rata sekitar 3,74 dollar AS per aplikasi.

Sementara di Apple App Store totalnya hanya sekitar 147 dollar AS, atau hanya sekitar 1,47 dollar AS per aplikasi.

"Harga aplikasi di Android rata-rata sekitar 2,5 kali lebih besar dibanding aplikasi di App Store," kata Analis Senior Canalys Tim Shepherd.

Apa sebabnya? Salah satunya, menurut Shepherd, karena persaingan aplikasi berbayar yang lebih tajam di App Store.
Sebagai contoh, Electronic Arts (EA) sering menawarkan diskon di App Store. Hal ini dilakukan agar produk mereka tetap muncul di daftar aplikasi terpopuler.

Akibatnya, aplikasi EA yang dijual sehaga 0,99 dollar AS di App Store, di Android Market harganya masih 4,99 dollar AS.

Tentunya perbandingan ini tak bisa ditelan mentah-mentah. Ekosistem aplikasi di Apple dan Android masih berbeda.
Salah satunya, Shepherd mengungkapkan, pembelian di dalam aplikasi (in app purchase) lebih ramai di App Store daripada Android.
Selain itu, daftar 100 aplikasi berbayar terpopuler di Android tidaklah sama dengan 100 aplikasi berbayar terpopuler di App Store.
Riset ini dilakukan di Amerika Serikat, namun Canalyst menemukan data yang sama di Jerman, India, Singapura dan Inggris.

Sumber :
ZDNet



Share

Android Market berubah nama jadi Google Play

Google mengambil keputusan besar untuk mengganti nama Android Market, yang selama ini sangat familiar di telinga pengguna Android. Keputusan ini seperti memberi tanda, bahwa ada yang salah dengan Android Market.

Jika tidak ada kesalahan dengan Android Market, maka Google akan membiarkannya terus abadi. Kini, toko aplikasi online itu telah masuk dalam layanan Google Play.

Selama ini Android Market dikenal sebagai layanan yang menyediakan konten aplikasi dan game untuk pengguna Android. Seseorang yang mengunjungi Android Market, pasti punya urusan untuk belanja aplikasi dan game, tidak lebih.

Inilah yang ingin diubah Google. Bahwa, Google Play tidak hanya diperuntukkan kepada pengguna Android.

Google Play menawarkan stigma baru bahwa situs ini menyediakan segala hiburan, mulai dari game, musik, buku hingga video. Situs ini akan menjadi tempat yang asik untuk "nongkrong." Mari bermain di Google Play!

Selama ini, Google memisah-misah layanan hiburannya sehingga situs tersebut tidak menjadi tempat yang asyik untuk berlama-lama di depan layar komputer.

"Kami membuat banyak taruhan di banyak tempat, sekarang kami fokus ke dalam sebuah situs yang bisa menawarkan semua aplikasi," jelas Eksekutif Google Bradley Horowitz dalam sebuah wawancara dengan Venture Beat.

Untuk tahap awal, setidaknya Google Play akan sering dikunjungi pengguna Android.

Jika perusahaan internet raksasa ini menerapkan strategi pemasaran yang baik serta mengisi konten-konten yang relevan dengan kebutuhan pasar, kelak situs ini akan menjadi tempat "nongkrong" yang asik.

Karena Google Play dirancang tidak hanya untuk pengguna Android.

sumber: kompas tekno



Share